Agen Bola Sbobet, Agen Bola Terpercaya, Agen Judi Terpercaya

Agen Bola – Perkara Asmara dalam Sepakbola Wanita di Inggris

Agen Bola –┬áDalam jalinan antarmanusia, asmara yaitu hal umum. Namun hal semacam ini rupanya dipandang jadi perkara besar dalam persepakbolaan wanita di Inggris. Hal semacam ini disibakkan segera oleh Ketua Asosiasi Sepakbola Wanita Inggris Baroness Campbell, yang beberapa waktu terakhir menunjuk Phil Neville bagi melatih timnas wanita Inggris bagi menukar Mark Sampson yang dipecat.

Menurut Campbell, perkara asmara dapat jadi problem sendiri dalam dunia sepakbola seperti telah berlangsung dalam sebagian masalah pada saat kemarin. Keith Boanas, umpamanya. Bekas manajer Tim Wanita Charlton itu menikah dengan pemain yang dilatihnya, yakni bekas penjaga gawang timnas Inggris, Pauline Cope-Boanas.

Casey Stoney, bek Timnas Inggris serta pemain Liverpool Ladies, juga mengonfirmasi jalinan (sesama type) dengan Megan Harris saat keduanya tampak di Lincoln Ladies. ” Ini yaitu perkara yang perlu kami hadapi dalam sepakbola wanita. Ada beberapa orang (pelatih) yang merajut jalinan dengan beberapa pemainnya. Problemnya untuk kami yaitu, itu tidaklah hal yang pas berkaitan dengan tingkah laku dalam berolahraga, ” tutur Campbell pada Agen Bola.

” Menurut saya kita juga tidak dapat duduk serta menghakimi moral individu-individu spesifik. Tiap-tiap orang harus melakukan hidupnya sendiri seperti yang mereka kehendaki. (Namun) Anda mesti mengerti tantangan saat ada seseorang pelatih serta seseorang pemain yang merajut jalinan (asmara) di satu tim yang serupa. Ini menyusahkan pemain beda. ”

” Mungkin saja saja mereka (yang ikut serta jalinan itu) dapat menjalaninya dengan profesionalisme serta kebijaksanaan mengagumkan, serta saya percaya memanglah sesuai sama itu dalam banyak masalah, namun ini problem yang merisaukan, ” katanya.

Campbell lalu di tanya apakah jalinan asmara pada pemain dengan pelatihnya mesti dilarang di berolahraga level tertinggi. Begini jawabannya. ” Ada dua kondisi. Pertama yaitu mengenai penyalahgunaan jabatan, saat seorang menyalahgunakan tempatnya. Hal tersebut betul-betul tidak bisa di terima di semuanya sendi kehidupan, ditambah lagi didunia berolahraga, ” tuturnya.

” Yang selanjutnya yaitu jalinan (asmara) pelatih dengan pemain (tanpa ada paksaan) serta dalam pandangan kami, itu tidaklah tingkah laku yang pas. Mengapa? Karenanya dapat menyusahkan pemain beda dalam konteks penentuan susunan tim, kondisi di ruangan ganti. Itu tantangan yang berat, ” ucapnya memaparkan.