Agen Sabung Ayam, Sabung Ayam Online, Situs Judi Online

Agen Sabung Ayam – Pengumuman! Bendtner Saat ini Bukanlah Lord Sekali lagi, tetapi Emperor

Agen Sabung Ayam -Saat ini tidak ada sekali lagi nama Lord Nicklas Bendtner. Gelar lord telah tidak cukup besar bagi Bendtner. Saat ini kenal dia dengan sebutan Emperor (Kaisar) Bendtner. Belum juga sangat lama mulai sejak Bendtner menimbulkan cerita penyelamatan Nottingham Forest dari degradasi ke League One dari Championship. Kesempatan ini bekas penyerang Arsenal itu miliki cerita yang lebih menghebohkan.

Jadi selepas dari Nottingham Forest, Bendtner meneruskan petualangannya ke Rosenborg di Liga Norwegia. Kesempatan ini sentuhannya tidak sebatas menyelamatkan tim dari keterpurukan, namun membuatnya juara! Ya, Bendtner membawa Rosenborg memenangkan Liga Norwegia bagi ke-25 kalinya. Walau belum juga resmi selesai, Rosenborg sekarang ini ini memuncaki klassemen dengan nilai 58 dari 28 kompetisi. Koleksi angka mereka takkan terkejar sekali lagi oleh Molde di tempat dua dengan 50 point, mengingat cuma ada dua pertandingan sekali lagi yang tersisa.

Serta Bendtner betul-betul memimpin timnya menuju keberhasilan itu, ini bukannya sarkasme belaka. Pemain 29 th. itu cetak 18 gol di liga, sekalian jadi top skorer sesaat. Selama ini, dia keseluruhan telah membukukan 21 gol di semua arena kompetitif. Itu yaitu catatan paling baik selama karirnya. Paling akhir kali dia dapat mencatatkan gol dua digit yaitu waktu bermain di Birmingham City di Championship pada 2006/2007 yang lalu dengan kata lain sedekade kemarin. Sebelumnya musim ini, catatan terbaiknya yaitu cetak 14 gol saat mengenakan seragam Arsenal pada musim 2008/2009 yang lalu.

Karna performnya tersebut Bendtner saat ini miliki sebutan baru, Emperor. Tidak seperti sebutan Lord yang hanya jadi panggilan sarkastis dari pengagum sepakbola untuk dia, kesempatan ini beberapa rekanan setimnya betul-betul menyematkannya sebutan Emperor. Murni karna kwalitas Bendtner.

” Benar kalau kami miliki raja, lord, serta sebagian gelar yang lain bagi beberapa orang di ruangan ganti. Serta karna Bakenga (Mushaga Bakenga – eks pemain Rosenborg) telah ambil gelar Lord waktu Bendtner tiba. Selain itu, kami semuanya setujuh kalau Lord itu tidak cukup bagi seorang dengan kisah seperti Nicklas, ” kata rekanan setim Bendtner, Pal Andre Helland, seperti diambil Agen Sabung Ayam.

Yang lebih menarik yaitu, Bendtner dapat meneruskan cerita heroiknya waktu Denmark tampak di play-off Piala Dunia 2018 menghadapi Republik Irlandia dalam pertandingan dua leg. Dia sangatlah lama tidak cetak gol bagi timnas Denmark, kali paling akhir yaitu pada Maret 2015 lantas dengan kata lain 14 kompetisi yang kemarin. Namun bisa jadi Bendtner yang sebenarnya baru juga akan keluar kesempatan ini, waktu negaranya betul-betul memerlukan.

Jadi, janganlah main-main. Janganlah sekali lagi panggil dia Lord bila tidak ingin kualat, tetapi Emperor Bendtner. All Hail, Emperor Bendtner!